Penelitian Wakaf untuk Usaha Ekonomi Produktif

Web Hosting
SEMARANG- Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum (PDIH) Unissula Kadarismanto menempuh ujian kelayakan disertasi dihadapan pakar dan guru besar, Sabtu (24/1).

Promovendus menyuguhkan penelitian seputar permasalahan wakaf di Tanah Air. Dia berpendapat wakaf bila dikelola dengan baik akan mendukung usaha ekonomi produktif. Namun, di sisi lain masih terdapat kasus-kasus hukum berkenaan pengelolaan wakaf. Hadir sebagai tim penguji Dekan Fakultas Hukum (FH) Unissula Dr Jawade Hafidz , Ketua PDIH Prof Dr Gunarto (promotor), Dr Anis Masdurohatun dan Dr Akhmad Khisni.

“Persoalan wakaf di Indonesia sebenarnya sangat beragam. Namun, riset yang saya jalankan sebatas mengambil contoh dan data di lingkup Kota Semarang,” terang Kadarismanto. Kendati demikian penelitian ini sedikit banyak diharapkan mampu memberikan gambaran kondisi dan persoalan wakaf di Tanah Air. Salah satunya kemungkinan wakaf dimanfaatkan untuk usaha ekonomi produktif.

Wakaf merupakan sumber dana yang memadai berkenaan mengatasi persoalan sosial. Berbagai Negara Islam bahkan menjadikan benda yang diwakafkan menerima pengelolaan dengan baik. Walhasil kemudian dapat membiayai program kemiskinan oleh pemerintah maupun disalurkan melalui lembaga nirlaba.

“Sayangnya wakaf di Indonesia masih banyak yang menyisakan persoalan. Belum sepenuhnya seperti di luar negeri. Misalnya dalam banyak contoh tanah wakaf menyisakan sengketa,” imbuh dia.

Sengketa timbul ketika ahli waris pemberi wakaf mempersoalkannya di kelak kemudian hari. Ini dipengaruhi corak budaya masyarakat yang belum sepenuhnya memahami aturan hukum. Contohnya ketika pemberi wakaf menyerahkan miliknya sebatas melalui ucapan lisan. Kondisi ini tentu rawan gugatan ahli waris bila kemudian tidak disahkan dihadapan hukum.

Akhirnya banyak muncul sengketa berkaitan wakaf. Ini tak akan terjadi bila pemberi benda wakaf tahu akan persoalan hukum dan perundangan,” ujarnya.

Menghindari persoalan ini pemerintah menganjurkan penerbitan sertifikat tanah wakaf sebagai antisipasi permasalahan itu. (H41-72) [sumber]

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Penelitian Wakaf untuk Usaha Ekonomi Produktif"

Post a Comment