Peruntukan 21.000 Lokasi Wakaf di Jabar Belum Jelas

Web Hosting
BANDUNG (bisnis-jabar.com)-Ribuan lokasi tanah wakaf di Jawa Barat saat ini belum jelas peruntukannya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat Saeroji mengatakan Berdasarkan data yang dimiliki pihaknya jumlah wakaf di Jabar ada sebanyak 74.156 lokasi dengan luas lahan 215.312.337,5 juta meter persegi.

Dari jumlah tersebut, peruntukannya antara lain digunakan untuk tempat ibadah sebanyak 38.548 lokasi, tempat pendidikan 7.468 lokasi, pondok pesantren 3.634 lokasi. Kemudian untuk usaha dan jasa 51 lokasi, makam 1.852 lokasi, panti asuhan 105 lokasi, pertanian 1.535 lokasi.

“Sedangkan yang belum jelas peruntukannya 21.089 lokasi,” katanya di Gedung Sate,hari ini.

Selain itu, sekitar 10% tanah wakaf yang ada saat ini menurut dia belum disertifikasi oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). “Ini persoalan yang dihadapi tanah wakaf di Jabar, khususnya tanah wakaf di perkotaan,karena sering tidak ada sedikitpun bukti berkaitan dengan wakaf,” katanya.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sendiri mengusulkan agar dilakukan survei terhadap wakaf dengan menggandeng badan pusat statistik (BPS).

“Data yang ada kan menjadi acuan. Mengapa perlu disurvei, karena siapa tahu ada wakaf-wakaf yang tidak terdata,” katanya.

Menurut Heryawan, basis dari tanah wakaf ialah berada di Kantor Urusan Agama (KUA) dan hal tersebut yang akan digunakan sebagai acuan untuk survei.

“Di semua KUA pasti ada ikrar wakaf, basisnya itu yang akan digunakan. Ada ikrar wakaf yang langsung disertifikasi ke BPN ada yang ikrar saja di KUA saja. Tapi tidak terdata di lembaga,” katanya. (ija)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Peruntukan 21.000 Lokasi Wakaf di Jabar Belum Jelas"

Post a Comment